{"id":1125,"date":"2012-06-15T07:34:00","date_gmt":"2012-06-15T07:34:00","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost:8080\/ini\/?p=255"},"modified":"2016-10-10T11:01:06","modified_gmt":"2016-10-10T11:01:06","slug":"roger-garaudy-muslim-philosopher","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/guneydoguasyacalismalari.com\/en\/roger-garaudy-muslim-philosopher\/","title":{"rendered":"Roger Garaudy Muslim Philosopher Meninggal Dunia"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\"><b>Mehmet \u00d6zay \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a014 Juni 2012 <\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\"><b>\u00a0<\/b><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\">\nRoger Garaudy adalah seorang pemikir\u00a0 terkuat yang pernah hidup pada abad ke 20. Jika kita tidak mengenal siapakah Roger Garaudy maka itu bukanlah kesalahannya melainkan kesalahan kita. Tampaknya Karena beliau adalah seorang Perancis dan bukan dari Inggris, namanya tidak diketahui dalam Arkeopologi Melayu. Ditambah lagi sosok Roger sendiri jauh berbeda dari figur seorang Cat Steven atau Yusuf Islam yang menarik muslim and non muslim melalui lagu lagu religi setelah keislamannya.\u00a0 Roger Garaudy merupakan seorang philosopher yang mewakili philosofi Perancis Klasik sepanjang masa hidupnya. Beliau utarakan tentang konsep tetapi tidak dalam konteks praktikal atau pragmatik akan tetapi lebih kepada abstrak. Oleh karena itu tidak mengherankan jika sulit untuk memahami seorang Roger. Lagi lagi itu bukan kesalahannya melainkan kesalahan kita sendiri.<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\"><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\">Dia juga merupakan salah satu penggagas teori politik kiri Perancis dan menjadi pioneer ideologi bagi golongan penganut kiri. Namun sebagaimana semua ideologi, golongan mainstream kiri Perancis pada akhirnya tidak menghiraukan kritik-kritiknya dikarenakan ia kerap kali mengemukakan pertanyaan-pertanyaan yang berkembang dalam dirinya sendiri. Setelah proses konflik idea tersebut, secara sadar beliau memeluk Islam pada tahun 1980-an. Beliau telah melahirkan 60 karya yang diantaranya telah diterjemahkan ke dalam 40 bahasa di dunia dan artikel artikel yang tak terhitung banyaknya. Salah satu bukunya yang paling berpengaruh adalah \u201cThe Founding Myths of Modern Israel\u201d (Azas Mitos Modern Israel) dan \u201cThe Mosque: The Mirror of Islam\u201d (Mesjid: Cermin Islam).<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\"><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\">Sebagaimana yang kita ketahui, masyarakat Aceh sangat <i>familiar<\/i>dengan sufisme.\u00a0 Salah satu pemikiran Roger tentang sufi adalah beliau menekankan bahwa kemistikan \u00a0dalam perspektif Islam tidak bisa dibandingkan dengan kemistikan \u00a0timur seperti Buddha dan konfusius atau kemistikan barat seperti kristian. Pada dasarnya, Beliau jauh berbeda dari mereka yang mempromosikan jalaluddin al Rumi sebagai simbol sufi yang dapat dengan mudah disaksikan di timur dan barat. Dia pada hakikatnya berada satu generasi dengan Aliya Izzatbegovic, al-marhum pemimpim agung Bosnia.<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\"><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\">Setelah menganut islam, beliau di asingkan dan didiskriminasi oleh media-media barat yang bernaung dibawah kekuatan yang dikawal oleh monopoly Kristen dan Yahudi. Mereka menolak mempublikasikan karya-karyanya. Beberapa muslim mengakui Yusuf Islam sebagai Ahli Fiqh tetapi sangat disayangkan, mereka\u00a0 mengabaikan eksistensi Roger Garaudy. Namun pintu pengetahun tidak pernah tertutup. Kita bias mencoba memahami beliau melalui artikelnya \u201cWhy did I Become Muslim (Mengapa Saya Menganut Islam)\u201d.<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\"><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\">Pada tanggal 13 Juni yang lalu, beliau menghembuskan nafasnya yang terakhir dalan usia 99 tahun. Innalillah wa innailaihi rajiun. May Allah blessed him.<\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;\"><a href=\"http:\/\/www.acehindependent.com\/blog\/roger-garaudy-muslim-philosopher-meninggal-dunia\/\">http:\/\/www.acehindependent.com\/blog\/roger-garaudy-muslim-philosopher-meninggal-dunia\/<\/a><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Mehmet \u00d6zay \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1695,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35,6],"tags":[],"class_list":["post-1125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia","category-gunluk-yazilar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/guneydoguasyacalismalari.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/guneydoguasyacalismalari.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/guneydoguasyacalismalari.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/guneydoguasyacalismalari.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/guneydoguasyacalismalari.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1125"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/guneydoguasyacalismalari.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1125\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/guneydoguasyacalismalari.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1695"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/guneydoguasyacalismalari.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/guneydoguasyacalismalari.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/guneydoguasyacalismalari.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}